Saat Dia Memang Bukan Yang Terbaik
Nasib hidup memang tidak ada
yang tahu, kisah yang akan terjadi hari esok seakan tertutup rapat bagi
siapa saja yang ingin mengetahuinya. Tak ada satu orang pun yang tahu akan hal
yang dijalani di hari esok entah itu lebih baik dari sebelumnya atau malah menjadi
sebaliknya. Semua rahasia hidup akan diketahui dan ditemukan jawabannya seiring
berjalannya waktu entah itu cepat atau lambat pasti akan datang.
Siapa yang tak senang bisa menemukan jodoh? Penantian yang sekian lama bisa tertuntaskan saat bisa bersanding dengan dia di pelaminan. Tak semua orang perjalanan menggapai jodohnya selalu mulus, tak jarang halangan dan rintangan menghadanginya sehingga harus menempuh perjalanan terjal dan berliku seperti hubungan cinta yang kandas, di khianati, di tolak, di php dan lain sebagainya.
Namanya juga hidup walaupun terkadang kita sudah berhasil melupakan dia yang tidak bisa bersama kita, tak jarang lembaran-lembaran kisah lama terbuka. Mungkin saja ingatan tentang banyak orang yang pernah singgah di hati dan pernah mewarnai kehidupan kembali melintas di ingatan. Perjalanan menggapai cinta sejati pasti akan selalu terekam dalam ingatan dan susah untuk terhapuskan. Tak jarang saat pikiran mengingat masa-masa itu kita akan menyadari bahwa sedekat apapun kepada seseorang jika bukan jodoh tak akan bisa bersatu menjalani hidup bersama-sama selamanya.
Ada kalanya kenangan saling bermunculann , ada kalanya juga kita harus sadar bahwa semua itu hanya kenangan.
Saat kita sudah menemukan jodoh dan mengingat mereka yang pernah singgah
di hati tentu akan muncul pemikiran dan alasan logis yang ditemukan mengapa
mereka yang pernah singgah di hati tak menjadi jodoh entah itu karena sikapnya
yang tak cocok dengan diri kita atau keluarganya yang belum tentu merasa
sreg dengan diri kita. Seberapa besar diri menginginkan dia untuk menjadi jodoh
nyatanya tak bisa digapai saat takdir berkata itu bukan jodoh kita. Nyatanya
yang menjadi jodoh kita seringkali merupakan sosok yang dibutuhkan dalam hidup
kita. Sedangkan dia yang di inginkan malah berjodoh dengan yang lain.
kau bisa merencanakan menikah dengan siapa tapi kau tak bisa merencanakan cintamu untuk siapa
Relakan dan ikhlaskan mereka
yang sempat singgah di hati dan tak bisa menjadi jodoh kita. Biarlah menjadi
kenangan dalam kehidupan dan menjadi pelajaran terbaik untuk diri sebagai bekal
dalam menjalani perjalanan hidup yang membuat kita tersadar bahwa tak semua
yang kita pilih dan di inginkan bisa di dapatkan.
Saat Dia Memang Bukan Yang Terbaik
Reviewed by Agung Kurniawan
on
December 05, 2018
Rating:

No comments